Sebelum menggunakan mesin pembuat keripik kentang untuk memproduksi keripik kentang, diperlukan penyimpanan bahan baku kentang dalam jumlah besar. Untuk kentang yang tidak dapat diproses segera, bagaimana cara mereka diawetkan dengan baik agar menghasilkan keripik kentang yang lezat? Produsen mesin pembuat keripik kentang menawarkan beberapa saran berguna di sini.
Pentingnya pengawetan kentang yang baik
Kentang adalah tanaman pangan utama di banyak negara di seluruh dunia. Banyak peternakan besar akan memilih mengirim kentang kepada pembeli mereka (seperti pabrik pengolahan keripik kentang) segera setelah matang. Untuk kentang yang tidak dapat dijual tepat waktu, mereka biasanya memiliki metode unik sendiri untuk menjaga kesegarannya.
Metode tradisional penyimpanan kentang terutama adalah metode penyimpanan di ruang bawah tanah, yang memiliki umur simpan yang panjang. Namun, setelah disimpan dalam waktu tertentu, kentang mudah berkecambah, dan lingkungan di ruang bawah tanah relatif lembab, yang mudah menyebabkan kentang membusuk dan memburuk.

Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, beberapa tempat secara khusus telah mendirikan penyimpanan dingin untuk menggunakan lingkungan suhu rendah guna mengawetkan kentang, yang dapat memastikan penyimpanan jangka panjang kentang dan tidak mudah membusuk.
Kentang yang disimpan dengan baik memiliki tingkat kesegaran tinggi, tekstur yang sangat baik, dan rasa renyah. Setelah diproses dengan mesin pembuat keripik kentang, keripik kentang tersebut renyah rasanya dan berwarna cerah, yang sangat populer di pasar.
Pencegahan agar kentang tetap segar
1. Rentang suhu yang paling cocok untuk kentang adalah dari 2 °C hingga 3 °C, dengan maksimum 5 °C dan minimum 1 °C. Suhu penyimpanan kentang akan mudah berkecambah jika melebihi 5 ℃, dan akan rusak akibat kerusakan beku jika di bawah 1 ℃. Oleh karena itu, cara terbaik menyimpan kentang adalah menjaga kestabilan suhu internal lingkungan.

2. Sebelum menyimpan kentang, Anda dapat secara ketat memilih kentang yang disimpan, dan memilih yang berkualitas baik, berukuran besar, tanpa luka, tanpa tunas. Perlu juga diperhatikan bahwa kentang yang baru dipanen tidak boleh terkena sinar matahari, karena kentang yang terkena sinar matahari mudah terkontaminasi.
3. Penyimpanan kentang harus memperhatikan waktu panen yang tepat, tidak boleh dipetik terlalu awal atau terlalu terlambat. Secara umum, kentang yang dipanen tepat waktu dapat disimpan sekitar 200 hari, sehingga kentang dapat dijual sesuai musim. Selain itu, selama proses penyimpanan, kentang harus memiliki ventilasi yang baik, dan menjaga jarak penyimpanan kentang. Metode penyimpanan dan pengemasan kentang dapat dilakukan dalam karung atau kotak.





