Banana cultivation and deep processing in Zimbabwe have evolved from a self-sufficient crop to a commercial enterprise, which has changed the rural communities in the eastern part of the country. In particular, the continuous popularization of the industrial banana chips processing business has directly promoted the economic development of many parts of Zimbabwe.
Apa keunggulan Zimbabwe dalam mengembangkan pengolahan keripik pisang?
Pada tahun 2010, Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) mendanai Program Pengembangan Pendapatan dan Lapangan Kerja Pertanian Zimbabwe (Zim-AIED). Program ini bekerja sama dengan petani pisang di Lembah Honde di Zimbabwe timur untuk meningkatkan praktik pertanian lokal dan menghasilkan pisang berkualitas tinggi.
Organisasi Pangan dan Pertanian juga melaksanakan Program Irigasi Mupangwa di Lembah Hongde untuk membantu petani meningkatkan penanaman pisang dan menghubungkannya dengan pasar dan petani lain di daerah tersebut.

Budidaya pisang di Zimbabwe sangat berhasil karena pohon pisang mudah dikelola. Pohon pisang membutuhkan iklim tropis yang lembab, serta kondisi geografis yang drainase baik dan tanah subur. Kondisi alami di Lembah Bend di Zimbabwe timur sangat baik, sehingga sangat cocok untuk budidaya pisang.
Pada tahun 2015, sekitar 600 petani pisang telah menerima bantuan teknis dalam teknologi pertanian. Mereka dapat mengubah metode bertani mereka untuk secara substansial meningkatkan produksi dan pendapatan pisang. Petani-petani ini kemudian menularkan pengetahuan mereka kepada tetangga dan masyarakat sekitar. Sekarang, Lembah Bend memiliki lebih dari 5.000 petani pisang komersial, masing-masing menghasilkan sekitar US$4.200 per hektar per tahun.

Dampak apa yang akan ditimbulkan pengembangan pengolahan keripik pisang terhadap Zimbabwe?
Dengan peningkatan besar dalam budidaya pisang di Zimbabwe, produksi pisang lokal secara bertahap meningkat. Selain menjual pisang ke pasar dan mengekspor, petani pisang lokal juga melakukan pengolahan mendalam terhadap pisang, yaitu mengolah pisang menjadi keripik pisang yang bergizi dan renyah. Ini sangat meningkatkan nilai tambah pisang dan juga dapat meningkatkan pendapatan petani.
Therefore, many local investors in Zimbabwe have invested in banana chip processing lines to produce crisp banana chips in recent years. The processing of banana chips in Zimbabwe has created many employment opportunities for local villages and farmers.

Kesempatan bagi petani untuk mendapatkan kredit dan pinjaman bank juga meningkat tajam, dan berbagai usaha kecil dan menengah berkembang pesat. Budidaya dan pengolahan pisang secara komersial di Zimbabwe juga meningkatkan kapasitas tenaga kerja perempuan. Di Lembah Honda, sekitar 60% petani pisang adalah perempuan.





