Keripik kentang adalah camilan yang biasanya dimakan orang. Hampir semua orang di dunia menyukai keripik kentang yang renyah. Tetapi kebanyakan orang tidak tahu banyak tentang proses pembuatan keripik kentang atau bahkan tidak tahu perbedaan antara keripik kentang goreng dan keripik kentang tidak digoreng. Produsen mesin pembuat keripik kentang hari ini akan mempopulerkan sejarah perkembangan keripik kentang di sini.
Asal-usul keripik kentang
Keripik kentang yang renyah dan asin kini populer di seluruh dunia. Toko camilan, restoran, dan restoran cepat saji di hampir setiap negara menjual berbagai produk keripik kentang, dan rasa serta variasi keripik kentang terus berubah. Jadi, bagaimana camilan kentang ini bisa ada?
Dikatakan bahwa suatu hari pada tahun 1853, sebuah hotel kecil di New York menyambut seorang penguasa lokal yang sangat selektif. Dia berulang kali mengeluh bahwa keripik kentang untuk makan malam terlalu tebal dan meminta koki untuk membuat ulang. Koki sangat marah sehingga dia sengaja memotong keripik kentang setipis kertas.

Kemudian digoreng di wajan hingga menghasilkan keripik kentang yang terlalu tipis untuk garpu. Koki berpikir untuk memaksa penguasa tersebut makan dengan garpu, tetapi dia dipuji oleh penguasa tersebut. Kemudian keripik kentang menjadi populer. Kemudian, pemilik membuka restoran untuk menjual camilan lezat ini, dan keripik kentang diciptakan dengan cara ini.
Pada tahun 1920-an, munculnya mesin pengupas kentang meningkatkan popularitas keripik kentang. Sejak tahun 1960-an, keripik kentang menjadi populer di seluruh dunia.
Ragam keripik kentang umum
1. Keripik kentang goreng
Keripik kentang goreng adalah salah satu jenis keripik kentang yang paling populer di pasar global. Anda bisa membuatnya di rumah atau menggunakan jalur produksi keripik kentang di pabrik untuk produksi dalam jumlah besar.
Terutama saat mengolah keripik kentang di pabrik, kentang harus melalui serangkaian proses pengolahan, seperti mencuci, mengupas, mengiris, blansing, mengeringkan, menggoreng, menghilangkan minyak, memberi bumbu, dan mengemas, dll., sebelum akhirnya dapat dibuat menjadi keripik kentang yang lezat.

2. Keripik kentang tidak digoreng
Keripik kentang yang tidak digoreng biasanya diproduksi dengan ekstrusi, dan proses produksinya tidak memerlukan penggorengan. Namun, kandungan lemak dari keripik kentang yang tidak digoreng biasanya lebih dari 15%, dan beberapa produk bahkan mencapai 30% atau lebih. Dibandingkan dengan keripik kentang goreng, kalori mereka tidak rendah.
Selain itu, keripik kentang yang tidak digoreng mungkin memiliki rasa yang lebih rendah daripada keripik kentang goreng karena teknologi pengolahan, karena membutuhkan lebih banyak garam, glutamat natrium, pemanis, dll., dan juga akan menambahkan kalium aluminium sulfat atau aluminium sulfat sebagai bahan pengembang seperti amonium. Oleh karena itu, dibandingkan dengan keripik kentang yang tidak digoreng, makan keripik kentang goreng lebih sehat dan lebih lezat.





